Peristiwa

Keluarga Menunggu Pemulangan Jenasah Praka Farizal Rhomadhon

15
×

Keluarga Menunggu Pemulangan Jenasah Praka Farizal Rhomadhon

Sebarkan artikel ini

Kulon Progo/suaraglobal.co.id/kerabat-dan-masyarakat-terus-mengalir-melayat-ke-rumah-duka-di-kulon-progo

Prajurit TNI asal Lendah Kulon Progo, Praka Farizal Romadhon, gugur saat tengah melaksanakan salat isya ketika peluru artileri yang diluncurkan oleh Israel jatuh di dekat masjid tempatnya menjalankan ibadah.

Pecahan proyektil artileri tersebut akhirnya mengenai tubuh Praka Farizal hingga membuatnya terluka parah dan gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian.

Komandan Brigade Infanteri [Danbrigif] 25/Siwah Komando Daerah Militer [Kodam] Iskandar Muda [IM] Aceh, Kolonel [Inf] Dimar Bahtera menyebut pihaknya belum bisa memastikan kapan Almarhum akan tiba di Tanah Air.

~”Saat ini jenazah sudah berada di markas utama dan perlu melewati berbagai tahapan untuk bisa pulang ke tanah air,” jelas Dimar.

Pemulangan jenazah Praka Farizal ini menurut Dimar masih terkendala situasi Lebanon yang belum stabil. Konflik antara Lebanon dengan Israel masih berkecamuk.

Namun setelah bisa dipulangkan ke Tanah Air, rencananya jenazah Praka Farizal akan dibawa ke Kulon Progo sesuai permintaan orang tuanya. ~”Saya yang akan memimpin langsung prosesi pemakaman secara militer,” ungkapnya.

Di mata Dimar, almarhum Praka Farizal merupakan sosok yang menjadi panutan.

~”Almarhum merupakan sosok yang luar biasa,” kata Dimar pada wartawan di kediaman orang tua Praka Farizal di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Selasa [31/03/2026].

Menurut Dimar, Praka Farizal dikenal sebagai sosok dengan dedikasi tinggi dan kedisiplinan yang lebih baik dari rekan-rekannya. Hal itu membuatnya dipercaya mengemban jabatan Provost. ”
~”Almarhum jadi panutan bagi para juniornya, dan kami sebagai senior juga sangat menghargai dia,” kata pria yang asli kelahiran Kulon Progo ini.

Praka Farizal bisa bergabung ke Pasukan Perdamaian PBB di Libanon setelah mendaftar dan mengikuti proses seleksi yang panjang. Terakhir, ia bertugas di Papua sebelum akhirnya dinyatakan lolos untuk ikut ke Lebanon.

[tpa-suaraglobal]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *