Sidoarjo//suaraglobal.co.id – Korwil sekolah dasar kecamatan Tarik bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Tarik menggelar acara Festival lomba seni dan sastra siswa Nasional (FLS3N), Rabu, 15/4/2026 yang bertempat di kantor Korwil kecamatan Tarik. Ada berbagai macam perlombaan dalam festival tersebut, mulai dari menggambar, tarik suara dan seni tari.
Luluk Nurkhanifah, Kepala sekolah SDN Singogalih turut mengapresiasi prestasi anak didiknya dalam ajang festival tersebut. Salah satu siswanya berhasil meraih juara 3 dalam lomba menggambar dengan tema “gambar bercerita”.
“Alhamdulillah
Dari tahun ketahun SDN Singogalih tiap mengikuti lomba pasti ada yang mendapat juara seperti dalam moment kali ini FLS3N d tingkat kecamatan.
Ananda Dimas Cahyo Dewantoro mendapatkan Juara 3 dalam lomba gambar bercerita”, ujar Luluk Nurkhanifah, Kepala sekolah SDN Singogalih.
Lebih lanjut, Luluk Nurkhanifah juga menegaskan bahwa tujuan lomba “gambar bercerita” adalah untuk membentuk sifat mandiri, jujur, bekerja keras, disiplin dan juga membentuk rasa kesetiakawanan sejak usia dini.
” Dimana tujuan lomba ini diantaranya melalui tema gambar bercerita ini bisa d telusuri sifat mandiri,jujur bekerja keras , rajin ,disiplin ,ulet dan setia kawan” terangnya.
Atas prestasi tersebut, Luluk Nurkhanifah menyampaikan apresiasinya kepada guru pembimbing, orang tua wali siswa yang telah memberikan dukungan moril kepada putra putrinya.
” Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada ibu guru pembimbing, terutama orang tua wali siswa yang sudah membimbing dan dukungan moril kepada ananda Dimas Cahyo Dewantoro sehingga meraih juara ke-3 dalam
Perlombaan gambar bercerita FLS3N 2026
Di Korwil Kec.Tarik” pungkasnya.
Kegiatan ajang perlombaan non akademik di usia dasar sangat penting untuk terus diadakan. Sebab, prestasi non-akademik di Sekolah Dasar (SD) sangat penting untuk membentuk perkembangan holistik, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengasah keterampilan sosial (soft skills) seperti kerjasama tim dan kepemimpinan. Kegiatan seperti olahraga, seni, atau organisasi membantu anak menemukan potensi diri, membangun karakter, serta memberikan keseimbangan emosional di samping beban akademik.
Pengalaman memenangkan kompetisi atau tampil di depan umum (pentas seni/tanding olahraga) membangun kepercayaan diri yang signifikan, sehingga seringkali memotivasi mereka untuk juga berprestasi dalam bidang akademik.
Prestasi di luar kelas (non akademik) seperti dalam pramuka, olahraga, atau seni mengajarkan nilai-nilai penting dan pengembangan karakter seperti disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi. Dan dapat menjaga kesehatan mental serta keseimbangan hidup. Karena aktivitas luar akademik menjadi pelepasan stres dari tuntutan belajar di kelas, membuat anak lebih bahagia dan seimbang dalam menjalani kehidupan sekolah serta dapat memberikan kontribusi positif pada Sekolah, sebab, siswa yang berprestasi dalam bidang non-akademik memberikan kebanggaan dan meningkatkan nama baik sekolah. (NK)







