Kriminal

Surat Terbuka Kepada Presiden Republik Indonesia

23
×

Surat Terbuka Kepada Presiden Republik Indonesia

Sebarkan artikel ini

Lumajang // suaraglobal.co.id

Kepada Yth,

Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

Di tempat.

Perihal: Permohonan Darurat Tindakan Pemberantasan Curanmor, Begal, dan Sindikat Motor Bodong di Jawa Timur (Zona Merah: Jember, Lumajang, Probolinggo)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera,

Semoga Bapak Presiden senantiasa sehat dan sukses dalam memimpin Kabinet Merah Putih.

Kami, masyarakat Jawa Timur, khususnya warga di wilayah Tapal Kuda (Jember, Lumajang, Probolinggo), menyampaikan aspirasi sekaligus laporan darurat mengenai maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal motor yang telah masuk tahap sangat meresahkan. Tindakan kriminal ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam nyawa warga serta mengganggu stabilitas ekonomi pelosok desa.

Dalam sepekan terakhir (awal Mei 2026), wilayah Lumajang, Probolinggo, dan jalur perbatasan Jember sedang mengalami peningkatan aksi pembegalan yang cukup meresahkan.

Berikut adalah rincian waktu dan lokasi kejadian terbaru berdasarkan laporan terkini:

Lumajang (Kondisi Darurat): Terjadi tiga aksi begal dalam waktu 96 jam antara tanggal 2 hingga 5 Mei 2026.

Lumajang (Jalur Nasional & Perbatasan):

Terjadi rentetan aksi begal Salah satunya menimpa ibu-ibu penjual sayur di jalur nasional Jember-Lumajang pada 4 Mei 2026 pukul 04.30 WIB yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sabtu, 2 Mei 2026 (Malam): Aksi begal di Jalan Raya Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, sekitar pukul 20.45 WIB.

Selasa, 5 Mei 2026 (Dini hari): Pembegalan di Jembatan Grobogan menggunakan ancaman senjata tajam (celurit).

Senin, 4 Mei 2026: Kejadian di jalur nasional yang menghubungkan Lumajang dan Jember.

Probolinggo:Kamis, 7 Mei 2026 (Dini hari): Aksi begal terjadi di Jalan Sunan Muria, Kota Probolinggo, sekitar pukul 04.41 WIB.

Mei 2026 (Lainnya): Seorang pemuda asal Sindetlami, Probolinggo, dilaporkan menjadi korban pembacokan setelah pulang ngopi.

Jalur Jember:Beberapa kejadian dilaporkan terjadi di titik perbatasan, terutama di wilayah Jatiroto yang merupakan akses utama menuju Jember.

Oleh karena itu, kami memohon dengan hormat kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perintah tegas kepada:

1.Kapolri

2.Kapolda Jatim

3.Kapolres se-Jawa Timur (khususnya Polres Jember, Lumajang, Probolinggo)

4.Kapolsek se-Jawa Timur

5.Kepala Daerah (Bupati/Walikota) se-Jawa Timur

6.Kepala Desa (Kades) dan Kepala Dusun (Kasun) se-Jawa Timur

Untuk melakukan tindakan “Sikat Habis dan Operasi Besar-besaran” dengan instruksi sebagai berikut:

1.Operasi Serentak dan Masif:

Melakukan operasi rutin berkala dan operasi serentak secara besar-besaran di wilayah zona merah (Jember, Lumajang, Probolinggo) untuk menyisir motor bodong/tanpa surat, penadah motor curian, hingga pelaku begal motor.

2.Melakukann Operasi/RaziaPenyitaan Motor Bodong:

Menyita seluruh sepeda motor tanpa surat-surat resmi (bodong) tanpa pandang bulu di seluruh pelosok desa hingga tingkat Dusun.

3.Pemberantasan Penadah:

Mengejar dan menangkap penadah motor curian hingga ke akar-akarnya, karena penadah adalah kunci utama perputaran curanmor.

4.Penyisiran dari Rumah ke Rumah:

Melakukan operasi rutin ke pelosok desa, termasuk melakukan penyisiran motor-motor tanpa surat (bodong) dari rumah ke rumah warga.

5.memutasi oknum yang melindungi kejahatan untuk dimutasi ke pedalaman Papua

6.Optimalisasi Peran Kades/Kasun: Memerintahkan petugas Babinsa ,Babinmas, Kades dan Kasun untuk aktif mendata kendaraan warga dan menyita ranmor yang diduga motor bodong tanpa surat-surat stnk ,serta melaporkan jika ada orang asing yang mencurigakan atau peredaran motor tanpa surat di wilayahnya.

Kami yakin dengan ketegasan Bapak Presiden, Polri dan TNI, serta jajaran pemerintah daerah, situasi keamanan di Jawa Timur dapat dikembalikan kondusif, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut akan begal atau pencurian.

Demikian surat terbuka ini kami sampaikan dengan harapan besar untuk segera ditindaklanjuti.

Hormat Kami,

Masyarakat Jawa Timur yang Mendambakan Keamanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *