Banyuwangi//suaraglobal.co.id – Guna memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran di jalur penyeberangan strategis Ketapang–Gilimanuk, anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan patroli perairan dan pembinaan serta penyuluhan (binluh) di atas KMP Gerbang Samudra II, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.25 WIB tersebut berada di bawah pengendalian Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, dengan personel pelaksana Aipda Ida Bagus Permadi, S.H., bersama Bripka Agam F dan Bripka Romi Eka P.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan patroli sekaligus berdialog dengan nahkoda dan awak kapal (ABK). Selain itu, dilakukan pemeriksaan di area dek kapal untuk memastikan ketersediaan dan kelayakan alat keselamatan serta mengantisipasi potensi overload yang dapat membahayakan pelayaran.
Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. menekankan pentingnya kewaspadaan selama berlayar.
“Kami mengimbau kepada nahkoda dan seluruh ABK agar selalu waspada saat berlayar, rutin memperhatikan kondisi cuaca serta pasang surut gelombang. Pastikan seluruh alat keselamatan tersedia dan digunakan sesuai prosedur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan agar seluruh kru kapal disiplin dalam menerapkan standar keselamatan kerja demi menghindari kecelakaan laut.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menegaskan bahwa jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk merupakan salah satu titik vital transportasi nasional yang harus dijaga keamanannya.
“Kami mengingatkan seluruh operator kapal untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan, termasuk menghindari muatan berlebih dan selalu memantau perkembangan cuaca. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama,” tegasnya.
Kegiatan patroli dan binluh ini mendapat apresiasi dari pihak kapal. Nahkoda, ABK, serta pengguna jasa transportasi laut menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan perhatian dari Satpolairud.
Mereka menilai kehadiran polisi di atas kapal memberikan rasa aman serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan selama pelayaran.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah dengan kondisi ombak rendah serta air laut dalam keadaan pasang, sehingga aktivitas penyeberangan berjalan lancar.
Patroli ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan disiplin keselamatan di jalur pelayaran Ketapang–Gilimanuk, yang menjadi urat nadi penghubung Jawa dan Bali.(Bunarwi)











