Daerah

Yayasan Berkas Bersinar Abadi Gelar Halal Bihalal Bersama Wartawan

40
×

Yayasan Berkas Bersinar Abadi Gelar Halal Bihalal Bersama Wartawan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Lamongan//suaraglobal.co.id, Puluhan wartawan dari beberapa media baik media cetak maupun media online bersama Ipda Purnomo (Anggota Polres Lamongan) sang pendiri Yayasan Berkas Bersinar Abadi untuk ber halal bihalal di aula serba guna Yayasan Berkas Bersinar Abadi. 26/03/2026.

Yayasan yang bergerak di bidang rehabilitasi mental ODGJ dan penampungan gelandangan terlantar dengan pendekatan pesantren (kegiatan keagamaan, olahraga, dan disiplin), yayasan ini juga memberikan perawatan gratis, pengobatan, dan pelatihan bagi pasien untuk kembali berbaur dengan masyarakat. Yayasan tersebut berada di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan guna mempererat tali silaturahmi dengan awak media serta membangun sinergitas dengan kuli tinta yang juga bertindak sebagai kontrol sosial khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan.

Pada kesempatan itu Ipda Purnomo selaku owner Yayasan Berkas Bersinar Abadi menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan Yayasan yang diketahui banyak membantu masyarakat tersebut.
“Sebagai wartawan harus lebih intens menulis pemberitaan yang aktual dan faktual, dan wartawan haris saling bersinergi agar kondusifitas jurnalis di Lamongan tetap terjaga” ujar Ipda Purnomo.

Ipda Purnomo memaparkan beberapa pasien ODGJ yang sudah dirawat dan keadaannya sudah membaik (siap untuk dikembalikan pada keluarganya) dan seorang bocah asal Jawa Barat yang masih di bawah umur korban penipuan jual beli motor hingga dibuang dan ditelantarkan di Kalimantan. Anak tersebut siap untuk dikembalikan ke daerahnya dan dibekali uang saku Rp. 2.000.000 untuk membantu ayahnya yang sedang menderita sakit.

Selaku orang yang bertanggung jawab pada Yayasan, Ipda Purnomo sering mendapat protes dari masyarakat karena selain merawat ODGJ, Yayasan yang digagas Ipda Purnomo bersama istrinya tersebut juga menerima pasien rehabilitasi korban narkoba. Untuk itu Ipda Purnomo memberikan klarifikasi untuk menjawab pertanyaan yang sudah diterima melalui pesan aplikasi WhatsApp.

“Perlu diketahui bahwa Yayasan kami sudah mendapatkan rekomendasi dan ijin dari BNN untuk menerima pasien rehabilitasi korban narkoba” ungkapnya.

“Kami juga berterimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan yang membantu penyediaan obat-obatan untuk kepentingan media bagi pasien” katanya sambil menunjukkan lokasi dekat bangunan masjid yang akan dipergunakan untuk Apotek di lingkungan yayasannya.

Acara berjalan dengan penuh keakraban hingga usai walaupun bumi Nguwok Kecamatan Modo saat itu diguyur gerimis, namun tidak mengurangi arti halal bihalal. Untuk kenang-kenangan di akhir acara dilakukan foto bersama seluruh awak media yang menyempatkan hadir, seakan melukiskan bahwa kaum jurnalis di Kabupaten Lamongan walau tidak dalam posisi satu media, akan tetapi merasa satu tubuh yang tidak dapat dipisahkan, ini pertanda slogan satu pena masih tertanam pada awak media yang ada di Kota Soto “Lamongan”. CW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *