Berita

P3A Tirta Asri Desa Trompoasri Kerjakan Proyek Saluran Irigasi Asal Asalan

58
×

P3A Tirta Asri Desa Trompoasri Kerjakan Proyek Saluran Irigasi Asal Asalan

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan pembangunan proyek irigasi Desa Trompoasri kecamatan Jabon "Pemasangan batu tanpa menggunakan mortar ( campuran semen pasir dan air red) dan pengalihan tanah untuk pondasi dalam kondisi tergenang air".

Sidoarjo//suaraglobal.co.id – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 -TGAI) dari Kementerian PU yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan air irigasi di tingkat usaha tani, serta melibatkan masyarakat petani dalam perbaikan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Untuk mencapai tujuan tersebut tentunya pembangunan saluran irigasi harus memenuhi Spesifikasi teknik konstruksi saluran irigasi seperti persyaratan detail mengenai bahan, metode pelaksanaan, standar kualitas, dan produk akhir yang harus dipenuhi dalam pembangunan atau perbaikan saluran irigasi untuk memastikan fungsionalitas, durabilitas, dan tujuan proyek tercapai. Persyaratan untuk material seperti beton dan batu, cara pelaksanaan pekerjaan galian dan pasangan batu.

Ketebalan pasangan batu hanya 24 cm yang seharusnya 30 cm

Dalam melakukan pekerjaan penggalian harus sesuai dimensi yang ada pada gambar kerja dan pekerjaan pemasangan batu yang menggunakan pencampuran semen, pasir dan air untuk untuk menjadi mortar, kemudian digunakan untuk memasang batu juga harus sesuai standar nasional Indonesia.

Sementara itu, dari hasil pantauan media suaraglobal.co.id dilapangkan menemukan pelaksanaan pekerjaan proyek saluran irigasi yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Asri Desa Trompoasri kecamatan Jabon terlihat asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknik kontruksi saluran irigasi. Mulai dari campuran semen dan pasir tidak tidak sesuai perbandingan (1 : 3 ), pekerjaan galian tanah dilakukan dengan kondisi tergenang air sehingga berpotensi tidak sesuai dimensi galian dalam gambar kerja dan dapat mengurangi volume bangunan kontruksi yang diinginkan, pemasangan batu untuk pondasi dalam kondisi genangan air dan memakai mortar ( campuran semen, pasir dan air red ) yang dapat mengurangi kualitas pasangan batu serta ketebalan pasangan batu pada sisi atas hanya 24 cm dari yang seharusnya 30 cm.

Salah satu pekerja menyatakan meskipun ketebalannya 24 cm tapi pekerjaan itu belum selesai, nanti akan di plester hingga mencapai 30 cm. ” Nanti kan di plester mas,” bantah salah satu pekerja di lokasi proyek.

Sementara itu, Candra Dian, Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)Tirta Asri Desa Trompoasri membantah kalau pekerjaan proyek saluran irigasi tersebut dikerjakan dengan asal asalan meskipun akhirnya Dia (Candra Dian red) juga mengakui setelah wartawan suaraglobal.co.id menunjukkan rekaman video proses penggalian tanah dan pemasangan batu untuk pondasi dalam kondisi tergenang air

” Tidak benar kalau pekerjaan proyek saluran irigasi tersebut dikerjakan secara asal asalan, terkait kondisi adanya genangan air saat penggalian tanah dan pemasangan batu akan kita evaluasi,” bantahnya.

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air P3A Tirta Asri yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun Trompo Kulon tersebut menyatakan bahwa pekerjaan proyek tersebut baru selesai sekitar 75 meter dan sisa pekerjaan selanjutnya akan di sesuaikan dengan spesifikasi teknik dan gambar kerja. ” Pekerjaannya baru selesai sekitar 75 meter dan selanjutnya akan kita sesuaikan dengan petunjuknya,” terang Candra Dian Ketua P3A Tirta Asri.

Dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 -TGAI) juga didampingi oleh pendamping dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang seharusnya bisa mengawasi dan mengarahkan pelaksanaan pekerjaan proyek saluran irigasi agar sesuai dengan spesifikasi teknik dan gambar kerja. Namun pada saat media suaraglobal.co.id berada di lokasi proyek tidak melihat sosok pendamping program ini. Tentunya hal tersebut sangat disayangkan, sebab keberadaan mereka dalam pendampingan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air ( P3TGAI) adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan proyek saluran irigasi ini sesuai dengan spesifikasi teknik dan gambar kerja yang sudah disepakati. ( NK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *