Banyuwangi//suaraglobal.co.id – Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan patroli dan himbauan keselamatan kepada nelayan di Pelabuhan Muncar, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Kegiatan dilakukan langsung di atas KMN Candra Buana Raya sebagai upaya pencegahan gangguan kamtibmas sekaligus menekan risiko kecelakaan laut.
Dalam patroli dialogis tersebut, Kanit Pos Unit Muncar Aipda I Wayan menyampaikan pentingnya melengkapi kapal dengan alat keselamatan berlayar seperti life jacket dan ring buoy, terutama di tengah kondisi cuaca mendung, gelombang besar, dan angin kencang.
Aipda I Wayan mengingatkan nelayan agar tidak memaksakan melaut saat cuaca buruk, serta menempatkan keselamatan diri dan keluarga sebagai prioritas utama.
Saat dikonfirmasi, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi menegaskan bahwa keselamatan nelayan menjadi prioritas utama dalam setiap patroli perairan.
“Keselamatan nelayan adalah yang utama. Kami tidak ingin ada keluarga yang menunggu di rumah dalam cemas. Saat cuaca tidak bersahabat, jangan memaksakan melaut. Lengkapi kapal dengan life jacket dan ring buoy, karena alat keselamatan sederhana inilah yang sering menjadi penentu antara selamat dan tidaknya seseorang di laut,” tegasnya.
Kasat menambahkan, patroli dialogis yang dilakukan bukan sekadar penegakan aturan, tetapi sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir.
“Kami hadir untuk mengingatkan, melindungi, dan memastikan para nelayan bisa kembali ke rumah dengan selamat. Laut adalah sumber penghidupan, tetapi juga harus dihormati,” tambahnya.
Bagi para nelayan di Pelabuhan Muncar, laut bukan sekadar tempat mencari ikan, melainkan ruang penuh harapan dan risiko. Di tengah gelombang yang meninggi dan angin yang kian kencang, himbauan menjadi pengingat bahwa ada nyawa yang dipertaruhkan setiap kali kapal meninggalkan dermaga.
Seorang nelayan yang ditemui di atas kapal mengaku, kehadiran Satpolairud memberi rasa aman tersendiri.
“Kadang kami terlalu fokus mencari rezeki, lupa kalau keselamatan juga penting. Di rumah ada anak dan istri yang menunggu. Diingatkan seperti ini rasanya kami tidak sendirian di laut,” ujarnya lirih.
Melalui pendekatan humanis dan dialog langsung di atas kapal, Satpolairud Polresta Banyuwangi berharap kesadaran keselamatan berlayar semakin meningkat, sehingga aktivitas nelayan dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. (Mohamad)












