Banyuwangi//suaraglobal.co.id – Keselamatan nelayan dan pekerja laut menjadi perhatian serius. Satpolairud Polresta Banyuwangi kembali menggelar patroli dialogis dan pembinaan masyarakat (binluh) di kawasan Pantai Meneng, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Selasa (28/4/2026).
Dipimpin Aiptu I Gede Eka D bersama Aiptu Nurachman, kegiatan ini menyasar langsung nelayan, ABK kapal, hingga pengguna jasa ojek perairan yang beraktivitas di pesisir.
Pendekatan humanis menjadi kunci, namun tetap dengan penegasan kuat soal keselamatan kerja di laut.
“Kami ingatkan, keselamatan adalah yang utama. Gunakan life jacket atau alat keselamatan saat bekerja di laut, dan jangan abaikan kondisi cuaca,” tegas Aiptu I Gede Eka D di lokasi.
Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat pesisir untuk rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, mengingat kondisi laut yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Tak hanya soal keselamatan, kewaspadaan terhadap barang pribadi dan potensi gangguan keamanan juga ditekankan, termasuk mengantisipasi keberadaan orang asing yang mencurigakan di area pesisir.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas nelayan ini bukan sekadar patroli, tetapi bentuk nyata perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat yang menggantungkan hidupnya di laut.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir di tengah masyarakat pesisir.
“Kami ingin memastikan masyarakat nelayan bekerja dengan aman, tenang, dan terlindungi. Keselamatan tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Dengan kondisi cuaca cerah, ombak relatif rendah, dan air laut pasang, aktivitas di Pantai Meneng terpantau berjalan lancar dan kondusif.
Polairud pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Banyuwangi dan laut kita tetap aman,” pungkasnya. (Mohamad)











