Daerah

Pemko Medan Matangkan Persiapan May Day 2026

11
×

Pemko Medan Matangkan Persiapan May Day 2026

Sebarkan artikel ini

Medan//suaraglobal.co.id

-Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor guna mematangkan persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 01 Mei 2026.

 

Rapat yang berlangsung di Balai Kota Medan ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan serikat pekerja/serikat buruh, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 29 April 2026.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam arahannya menegaskan bahwa May Day harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha.

 

“Melalui rapat koordinasi ini kita ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan tertib, aman, dan memberikan dampak positif. Buruh adalah bagian penting dalam pembangunan kota, sehingga aspirasi mereka harus difasilitasi dengan baik,”ujarnya.

 

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara rinci, mulai dari penentuan lokasi kegiatan, pola pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga skenario penyampaian aspirasi buruh agar tetap kondusif.

 

Puncak peringatan May Day 2026 di Kota Medan direncanakan dipusatkan di Pardede Hall. Selain itu, kemungkinan adanya aksi penyampaian aspirasi di beberapa titik juga menjadi perhatian serius dalam pembahasan rakor.

 

Pihak kepolisian menyampaikan kesiapan dalam mengawal jalannya kegiatan dengan menurunkan personel gabungan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

“Pengamanan akan dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan tetap mengedepankan pendekatan dialog,” ujar perwakilan kepolisian dalam rapat tersebut.

 

Dinas Perhubungan Kota Medan turut memaparkan rencana rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di sekitar lokasi kegiatan. Pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional untuk menghindari kemacetan panjang.

 

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Medan juga menyiapkan tim medis dan ambulans sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

Satpol PP Kota Medan akan membantu pengamanan dan penertiban di lapangan, terutama dalam menjaga ketertiban umum selama rangkaian kegiatan May Day.

 

Perwakilan serikat pekerja yang hadir dalam rakor menyampaikan bahwa peringatan May Day 2026 tidak hanya akan diisi dengan aksi, tetapi juga kegiatan yang bersifat edukatif, seperti dialog terbuka, panggung aspirasi, serta kegiatan sosial.

 

Beberapa isu yang diperkirakan akan menjadi sorotan buruh dalam peringatan May Day tahun ini antara lain terkait peningkatan kesejahteraan pekerja, kepastian status kerja, jaminan sosial ketenagakerjaan, serta perlindungan tenaga kerja di tengah tantangan ekonomi.

 

“Kami berharap pemerintah dapat terus membuka ruang komunikasi dan memberikan solusi nyata terhadap persoalan buruh,”ujar salah satu perwakilan serikat pekerja.

 

Pemko Medan mengimbau seluruh elemen buruh agar memperingati May Day secara damai dan tertib, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik.

Wali Kota Medan juga menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi.

 

“Pemerintah hadir untuk mendengar dan mencari solusi bersama. Kita ingin May Day di Medan menjadi contoh peringatan yang dewasa, bermartabat, dan penuh makna,” tegasnya.

 

Melalui rapat koordinasi ini, Pemko Medan berharap pelaksanaan May Day 2026 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan stabilitas ketenagakerjaan di Kota Medan tetap terjaga serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.(ozy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *