Daerah

Sinergi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Bersama DPR-RI Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

112
×

Sinergi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Bersama DPR-RI Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Tarutung//suaraglobal.co.id
Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST.M.Eng, membuka secara resmi Workshop “Implementasi Digitalisasi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kwalitas Proses Belajar Mengajar” yang dilaksanakan di Abe Hotel, Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Senin, 04/05/2026.

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan Komisi X DPR-RI, guna mengakselerasi kompetensi tenaga pendidik diera digital.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, dalam sambutannya menekankan bahwa teknologi digital harus menjadi stimulus bagi guru untuk meningkatkan kwalitas pengajaran, bukan sekadar alat hiburan.
Wakil Bupati mengingatkan para guru agar terus meningkatkan literasi digital agar tidak tertinggal dari para siswa yang saa5 ini sangat adaptif dengan teknologi. Namun, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menyaring informasi digital guna menghindari data palsu atau hoaks.

“Saat ini teknologi sudah dalam kendali kita, Tantangannya adalah seberapa besar kemauan kita memanfaatkannya untuk dunia pendidikan. Jangan sampai siswa kita lebih maju literasi digitalnya dari pada gurunya. Kita juga harus bergerak maju, berpikir kritis, dan tetap mengedepankan dedikasi dalam mendidik karakter anak bangsa”ujar Wakil Bupati Tapanuli Utara.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi X DPR-RI, Pdt. Drs. Sabam Sinaga, M.M, menegaskan komitmennya ditingkat pusat untuk terus mengawal kebijakan pendidikan yang berpihak pada guru. Selain mendorong digitalisasi, ia memaparkan perjuangan legislasi dalam revisi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang fokus pada tiga hal utama yakni Peningkatan kesejahteraan guru, kepastian status tenaga pendidik, serta perlindungan martabat guru agar tidak mudah terjerat masalah hukum saat menjalankan fungsi pendidikan.

“Kwalitas Indonesia Emas 2045, sangat bergantung pada kualitas gurunya. Kami di DPR-RI terus berupaya memastikan anggaran pendidikan 20 persen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh guru, termasuk melalui peningkatan kuota beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), bagi siswa di Tapanuli Utara” ungkap Sabam Sinaga dihadapan para guru SMP, SMA/SMK peserta workshop.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Direktorat SMA Kemendikbudristek Purwadi Sutanto, Anggota DPRD Tapanuli Utara, Terry Siregar, serta jajaran Pejabat Pemkab Tapanuli Utara diantaranya Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga.
(edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *