Sidoarjo//suaraglobal.co.id – Perayaan hari raya Idul Adha oleh umat Islam adalah bagian dari merefleksikan kepatuhan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail saat menerima perintah yang berat dari Alloh SWT. Bentuk ujian yang membuktikan bahwa cinta kepada Alloh SWT berada di atas segalanya.
Idul Adha mengajarkan nilai-nilai esensial tentang ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban dan haji. Perayaan ini merupakan momentum spiritual untuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kepada Allah SWT. Bagi umat Islam yang mampu diwajibkan untuk menyembelih hewan qurban saat hari raya Idul Adha. Ajaran nabi Ibrahim as di implementasikan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana dan keluarga dengan menyembelih 7 sapi sebagai hewan qurban pada Idul Adha tahun ini.
Mimik Idayana berpesan bahwa Ibadah Qurban dapat meningkatkan kepedulian sosial dan mendidik jiwa untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan sesama, khususnya fakir miskin, sehingga mempererat ukhuwah Islamiyah.

” Ibadah Qurban mendidik hati kita untuk peduli dan berbagi dengan sesama” ujar Mimik Idayana di sela kegiatan pemotongan hewan kurban Rabu, 27/5/2026 pagi.
Sementara itu, H. Rahmat Muhajirin SH MH (suami Wabup Sidoarjo red) yang juga wasekjen DPP Partai Gerindra juga menyampaikan bahwa ibadah qurban dapat membentuk keihklasan dengan melatih umat Islam untuk beribadah dan berkorban dengan hati yang tulus, murni mengharap ridho Alloh SWT tanpa mengharapkan pujian manusia.
” Ibadah Qurban juga bisa membentuk keihklasan dengan melatih umat Islam berkorban dengan hati yang tulus dan murni hanya mengharap ridho Alloh SWT”, kata Rahmat Muhajirin.
Ada sekitar 4.000 paket daging kurban yang akan di bagikan ke warga sekitaran kecamatan Candi mulai pukul 11:00 sampai pukul 14:00. (NK)