Kediri//suaraglobal.co.id – Desakan pengusutan dugaan praktik jual beli jabatan dalam rekrutmen perangkat desa Kabupaten Kediri tahun 2023 kembali menguat. Aliansi Kediri Bangkit (AKB) memastikan akan menggelar aksi damai pada Rabu, 3 Juni 2026.
Pemberitahuan aksi sudah dilayangkan ke Polres Kediri. AKB menyebut aksi ini bentuk dukungan atas pernyataan Bupati Kediri terkait dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam proses rekrutmen yang dinilai menyimpang.
Titik Kumpul Dan Rute Aksi
Aksi dimulai pukul 07.30 WIB di Kantor DPD 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera Jawa Timur, Perum Griya Permata Rejomulyo, Kota Kediri. Massa kemudian bergerak ke Kantor Bupati Kediri, DPRD Kabupaten Kediri, dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.
Koordinator aksi memperkirakan 200 orang akan ikut serta. Peserta akan membawa spanduk, poster, banner, dan menyampaikan orasi secara tertib.
Tuntutan AKB
Aliansi menegaskan aksi ini murni partisipasi warga mengawal transparansi dan kepastian hukum. Mereka meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan penyimpangan secara profesional dan terbuka.
AKB juga menilai masyarakat berhak mendapat penjelasan jelas soal proses rekrutmen perangkat desa. Karena itu, pemerintah daerah dan aparat diminta memberikan klarifikasi objektif agar tidak memicu spekulasi.
Dalam suratnya, AKB berkomitmen menjaga ketertiban dan mematuhi peraturan perundang – undangan selama aksi berlangsung.
Isu dugaan jual beli jabatan perangkat desa di Kediri masih jadi perhatian publik. Penyelesaian yang transparan diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan warga pada proses rekrutmen aparatur desa. Bersambung…
REPORTER : HERLAMBANG











