Politik

Muscab PKB Sidoarjo Akan Menjadi Pembuktian ” Kader Loyal Atau Penghianat” Partai Yang Sesungguhnya

97
×

Muscab PKB Sidoarjo Akan Menjadi Pembuktian ” Kader Loyal Atau Penghianat” Partai Yang Sesungguhnya

Sebarkan artikel ini
Foto: Soni Widato, Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Balongbendo. " Kalau ada kader yang mengusulkan Subandi dan keluarganya untuk menjadi kandidat calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo pada Muscab nanti, maka itulah kader penghianat partai yang sesungguhnya"

Sidoarjo//suaraglobal.co.id – Suhu politik menjelang Muscab PKB Sidoarjo memanas, apalagi setelah ada pihak-pihak yang berusaha memunculkan nama Subandi sebagai salah satu kandidat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sidoarjo. Karena Subandi dinilai oleh sebagian kader dari pengurus mulai ranting, anak cabang hingga pengurus cabang sebagai kader ‘penghianat” yang sudah keluar dari PKB, khususnya pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo 2024 lalu. Muscab PKB Sidoarjo akan digelar di Fave Hotel pada Sabtu,4/4/2026.

Sebagaimana diketahui bahwa pada Pilkada 2024 lalu, Subandi masih menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo. Akan tetapi dia memilih menentang perintah partai dengan menolak rekomendasi dari PKB untuk maju di Pilkada Sidoarjo 2024.
Subandi lebih memilih rekomendasi dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat dan beberapa partai politik (parpol) non parlemen dengan berpasangan dengan Hj. Mimik Idayana sebagai pasangannya.

”Untuk itu, kami bereaksi keras ketika namanya berusaha oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab sebagai salah satu kandidat Ketua (DPC PKB Sidoarjo, red). Bagi kami, dia sudah berkhianat dan tidak mematuhi keputusan partai saat Pilkada (Sidoarjo, red) 2024 kemarin,” kata Sony Widato, Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Balongbendo .

Lebih lanjut, Sony Widato juga menyampaikan bahwa Muscab PKB Sidoarjo besok menjadi ajang evaluasi diri, seberapa solid kader dan pengurus PKB mulai dari ranting, anak cabang hingga pengurus ditingkat cabang selama 5 tahun terakhir ini. Menurut Sony bahwa kader atau pengurus yang selama ini menjadi pengkhianat dan mencari hidup di PKB akan semakin terlihat jelas ketika berusaha memunculkan Subandi, istri dan anaknya untuk masuk dalam bursa Calon Ketua atau Pengurus DPC PKB Sidoarjo periode 2026-2031.

”Jika nama-nama itu sengaja dimunculkan, maka sudah terlihat jelas siapa saja yang selama ini melakukan pengkhianatan di internal sendiri. Sehingga PKB kalah saat mengusung calonnya pada Pilkada Sidoarjo 2024 kemarin,” sambungnya.

Ditegaskan oleh Sony bahwa dirinya bersama beberapa DPAC-DPAC PKB lainnya akan menentang dan melawan terhadap pihak-pihak yang berusaha memasukkan atau mengusulkan Subandi, istri dan anaknya sebagai Calon Ketua atau Pengurus DPC PKB Sidoarjo.
Sebab, istri dan anak Subandi diduga terlibat dalam pemenangan Calon Kepala Daerah Sidoarjo 2024 yang tidak diusung oleh parpol berlambang bola dunia tersebut. Dalam berbagai pemberitaan di media massa, dana kampanye pasangan Subandi-Mimik Idayana pada Pilkada Sidoarjo 2024 lalu ditransfer ke rekening PT Jaya Makmur Rafi Mandiri yang notabene milik Rafi Wibisono.

”Sekali lagi saya tegaskan! Kalau masih saja ada yang berusaha memunculkan nama Subandi, istri dan anaknya. Justru, mereka-merekalah pengkhianat-pengkhianat partai yang sesungguhnya,” tambahnya. (NK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *