Daerah

Wakil Bupati Tapanuli Utara Melantik Sekaligus Mengambil Sumpah Janji Jabatan Guru Sebagai Kepala Sekolah

112
×

Wakil Bupati Tapanuli Utara Melantik Sekaligus Mengambil Sumpah Janji Jabatan Guru Sebagai Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini

Tarutung//suaraglobal.co.id
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan ST, M.Eng, secara resmi melantik dan mengambil Sumpah Janji Jabatan sebanyak 47 guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah Tingkat Taman Kanak kanak (TK), Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Acara pelantikan ini berlangsung khidmat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Tarutung, Kamis, 30/04/2026.

Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Tapanuli Utara Nomor: 100.3.3.2/196/IV/2026 tentang Penugasan Guru Menjadi Kepala Sekolah. Hadir dalam acara tersebut yaitu Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, serta Tokoh Agama sebagai rohaniawan.

Wakil Bupati Tapanuli Utara dalam arahannya menekankan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar proses seremonial atau penempatan figur pada jabatan tertentu, melainkan sebuah langkah strategis untuk kepentingan organisasi Pendidikan di Tapanuli Utara.

“Kepala Sekolah adalah motor penggerak utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Jika sebuah sekolah tidak menunjukkan kemajuan, maka dapat dipastikan ada kendala pada fungsi penggerak atau kepemimpinannya, maka dengan itu, Kepala Sekolah harus menjadi teladan, penyemangat dan sumber inspirasi bagi para guru” tegas Wakil Bupati.

Diera digital ini, Wakil Bupati Tapanuli Utara juga mendorong kepala sekolah yang baru dilantik untuk terus memperbaharui pengetahuan (upgrade self). Ia menyarankan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, sebagai referensi dalam memecahkan masalah manajerial di sekolah, ucapnya.

“Kurangi waktu untuk hal yang kurang produktif di media sosial, juga manfaatkan aplikasi seperti AI, atau chatbot untuk bertanya tentang metode kepemimpinan atau cara meningkatkan kepercayaan diri didepan staf, gunakan itu sebagai referensi untuk meningkatkan kapasitas diri” tambahnya.

Terkait kedisiplinan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, menetapkan standar tinggi bagi pimpinan sekolah yang baru dilantik. Waki Bupati meminta Kepala Sekolah untuk hadir minimal 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai

“Kepala Sekolah harus evalialbe (hadir), reliable (dapat diandalkan), dan sustainable (berkelanjutan), dan kedisiplinan ini tidak boleh hanya hangat hangat kuku atau dilakukan sebulan saja, melainkan harus terus dipertahankan demi menjaga martabat dan harga diri pemimpin didepan bawahan” ujar Wakil Bupati Tapanuli Utara.

Menutup arahannya, Wakil Bupati Tapanuli Utara berharap Ke-47 Kepala Sekolah yang baru dilantik dapat segera melakukan konsolidasi di unit kerja masing-masing, dan membawa perubahan nyata bagi literasi, numerasi, serta karakter peserta didik di Tapanuli Utara, tambahnya.

“Saya percaya bahwa pendidikan akan maju jika orang-orang didalamnya memiliki komitmen yang kuat”.
Jadilah motor yang mampu menggerakkan perubahan, sekecil apapun sekolah yang Bapak dan Ibu pimpinan” sebutnya.
(edy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *