Bantul/suaraglobal.co.id/sultan-hb-x-tegaskan-perbedaan-harus-dihormati
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta [DIY] Sri Sultan Hamengku Buwono X merespons dinamika sosial terkait insiden Persekusi dan pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Misi Sejahtera [GMS], yang terjadi pada Saptu, [23/5/2026], di wilayah Glugo, Kelurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul.
Sultan menegaskan bahwa keberagaman di tengah masyarakat adalah sebuah keniscayaan yang harus disadari dan dipahami oleh semua pihak, alih-alih merasa menjadi kelompok yang paling benar.
Menurut Sultan, pemahaman akan perbedaan ras, agama, dan asal-usul yang diciptakan Tuhan harus terus diajarkan kepada masyarakat agar tidak memicu gesekan sosial.
Terkait dengan langkah penegakan hukum atau penindakan atas insiden tersebut, Sultan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
[tpa-suaraglobal]











