Daerah

Pemerintah Daerah Bersama Pemerintah Pusat Optimalkan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan

293
×

Pemerintah Daerah Bersama Pemerintah Pusat Optimalkan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan

Sebarkan artikel ini

Tarutung//suaraglobal.co.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, terus bergerak cepat dalam melakukan percepatan penanganan darurat rehabilitasi infrastruktur dasar pasca bencana. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST. M.Eng, didampingi Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, M.Si, di Kantor Bupati Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Tarutung, Selasa 14/04/2026.

Rapat tersebut dihadiri oleh Jajaran Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK), Cipta Karya, serta pihak pelaksana PT. Wijaya Karya.

Fokus utama pembahasan adalah pemenuhan kebutuhan air bersih di Hunian Tetap (Huntap), Kecamatan Adiankoting serta optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Tarutung.

Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa “Tim telah berhasil menemukan sumber air di Desa’ Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, juga lokasi ini akan diproyeksikan untuk melayani kebutuhan air bersih warga dikawasan Hunian Tetap” ungkapnya.

“Sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini PT. Wijaya Karya adalah kunci percepatan ini, dan kami minta seluruh Perangkat Daerah Teknis bergerak cepat, terutama dalam hal administrasi dan pembebasan lahan, agar tidak ada kendala bagi pihak pelaksana dilapangan” tegas Wakil Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, hasil koordinasi yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Pemerintah Pusat menunjukkan progres signifikan. Saat ini telah berjalan pembangunan penambahan kapasitas SPAM IKK di Kecamatan Sipoholon, dari sebelumnya 50 liter per detik. Peningkatan kapasitas ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tiga kecamatan yakni Tarutung, Sipoholon dan Siatas Barita.

Selain itu, direncanakan pembangunan dua reservoar baru guna mendukung distribusi air bersih di Wilayah Desa Dolok Nauli dan Kawasan Huntap. Sumber air berasal dari Dusun Tornauli, dengan satu reservoar akan dibangun di Dusun Tornauli dan satu lainnya di Kawasan Hunian Tetap.

Disisi operasional, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mual Na Tio, diinstruksikan untuk segera melakukan pemeliharaan pada intake SPAM IKK Tarutung. Khususnya dalam menangani sedimen pasir yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan debit air dapat mencapai kapasitas optimal hingga 100 liter per detik.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap langkah langkah strategis ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga terdampak yang akan menempati hunian tetap, guna mewujudkan pemulihan wilayah yang cepat, tepat dan berkelanjutan, ujar Wakil Bupati Tapanuli Utara sekaligus mengakhiri acara tersebut.
(edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *