Lamongan//suaraglobal.co.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Babat – Jombang, tepatnya di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pada Kamis (21/5/2026) malam.
Insiden maut tersebut bermula saat sebuah sepeda motor terserempet oleh kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya, sehingga mengakibatkan pengendara motor terjatuh dan meninggal di TKP.
Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., kepada Kapolres Lamongan, peristiwa tercatat sekira pukul 22.50 WIB. Informasi awal diterima petugas melalui layanan pengaduan masyarakat Call Center 110.
Kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor jenis Honda Scoopy warna merah hitam dengan nomor polisi S-5134-JAC. Motor tersebut dikendarai oleh Panji Putra Pratama (19 tahun), warga Desa Bulutengger, Kecamatan Sekaran, Lamongan.
Saat kejadian, pengendara berboncengan dengan Rengga Maulana Setiawan (26 tahun), warga Desa Gendong Kulon, Kecamatan Babat.
Berdasarkan keterangan di lokasi, motor tersebut bergerak dari arah utara ke selatan. Di lokasi kejadian, tepatnya di selatan Masjid Ar Roudhoh, kendaraan tersebut terserempet oleh sebuah truk yang bergerak searah. Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang motor terpelanting ke aspal.
Akibat kejadian nahas itu, Panji Putra Pratama mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara itu, penumpang bernama Rengga Maulana Setiawan mengalami luka lecet di wajah bagian kiri, lutut, tangan kanan, serta kaki.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Babat segera menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari personel SPKT, Lantas, Reskrim, dan Samapta ke lokasi guna melakukan olah TKP serta evakuasi korban.
Korban luka dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Babat, sementara jenazah korban meninggal dibawa ke RSUD Karangkembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor ke Pos Lantas Polsek Babat serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, identitas kendaraan truk yang diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui dan masih dalam penelusuran pihak kepolisian. Penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap dan mengamankan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Wijianto











