Berita

Siswa Lamongan Lakukan Gerakan Non Plastik

38
×

Siswa Lamongan Lakukan Gerakan Non Plastik

Sebarkan artikel ini

Lamongan//suaraglobal.co.id  25 Menit 2026
Kemajuan era modernisasi selalu membawa pemikiran segala sesuatu dilakukan secara praktis, efektif, efisien dan cenderung serba instan. Pola pikir tersebut tidak disadari efek yang akan menimbulkan bahaya besar baik bagi dirinya sendiri dan terhadap alam.

Penggunaan plastik sebagai bahan dasar pembuatan peralatan mulai dari perkakas rumah tangga hingga pembungkus jajanan saat ini sudah hampir merata. Padahal plastik sangat membahayakan kesehatan karena mengandung zat kimia seperti BPA (Bisphenol A) dan ftalat. Saat terpapar panas atau asam, zat ini bisa larut ke dalam makanan, memicu gangguan hormon, masalah reproduksi, kerusakan organ, hingga meningkatkan risiko kanker. Partikel mikroplastik yang terhirup atau tertelan juga dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Bagi alam juga sangat berbahaya karena sampah plastik sifatnya yang sulit terurai hingga ratusan tahun. Material ini mencemari seluruh ekosistem: meracuni satwa, merusak kesuburan tanah, dan menjadi mikroplastik yang masuk ke rantai makanan.

Guna mengembalikan tradisi tersebut serta usaha meminimalisir sampah plastik untuk kesehatan manusia dan alam agar bisa selamat dari bahaya plastik, puluhan lembaga sekolah lanjutan di Kabupaten Lamongan berkampanye dengan tindakan nyata tidak menggunakan plastik sebagai peralatan kebutuhan sehari-hari.

Siswa dihimbau untuk tidak menggunakan peralatan plastik. Program tersebut dikemas dengan program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan)

Di Kabupaten Lamongan sudah 13 sekolah yang sudah melakukan SIKAP dan diajarkan kearifan lokal seperti menyuguhkan air mineral di dalan kendi, serta siswa disarankan membawa tempat minum tumbler untuk minimalisasi penggunaan plastik.

Sekolah yang sudah melakukan program SIKAP di Lamongan Kota antara lain SMA 1, SMA 2, SMA 3, SMK 1, SMK 2, SMK 3 serta SMA dan SMK diluar kota Lamongan.

Diharapkan juga semua lembaga sekolah di Kabupaten Lamongan terinspirasi dengan SIKAP agar bumi dapat diselamatkan, ekosistem berjalan sebagaimana mestinya dan manusia terhindar dari penyakit yang diakibatkan plastik. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2