Banyuwangi//suaraglobal.co.id – Aparat Satpolairud Polresta Banyuwangi terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan wilayah pesisir. Melalui patroli dialogis dan sambang masyarakat nelayan di Dermaga Pelabuhan Muncar, Minggu (31/5/2026), polisi hadir langsung di tengah aktivitas warga yang sedang memperbaiki kapal dan bersiap melaut.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.12 WIB itu dipimpin oleh Kanit Polairud Unit Selatan, Aipda I Wayan Wedhana, di bawah kendali Kasat Polairud Polresta Banyuwangi. Dalam patroli tersebut, petugas menyapa para nelayan sekaligus menyampaikan imbauan penting terkait keselamatan saat berlayar.
Di lokasi, polisi mengingatkan agar setiap perahu maupun kapal wajib dilengkapi alat keselamatan, seperti life jacket, guna mengantisipasi risiko kecelakaan di laut. Selain itu, nelayan juga diminta untuk tidak memaksakan diri melaut saat kondisi cuaca buruk.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika cuaca tidak bersahabat, sebaiknya tunda melaut. Keluarga menunggu di rumah,” menjadi pesan yang terus disampaikan petugas kepada para nelayan.
Tak hanya itu, kehadiran polisi di dermaga juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pesisir. Pendekatan dialogis ini dinilai efektif dalam membangun kedekatan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan kerja di laut.
Dari hasil kegiatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di kawasan Pelabuhan Muncar terpantau tetap kondusif. Aktivitas nelayan berjalan lancar dengan kondisi cuaca cerah, air laut pasang, angin landai, serta gelombang relatif tenang.
Patroli semacam ini akan terus digencarkan sebagai langkah preventif guna meminimalkan potensi kecelakaan laut sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat nelayan di Banyuwangi.(Mohamad)











