Peristiwa

80 Siswa dan Guru Keracunan Setelah Menyantap Menu MBG

51
×

80 Siswa dan Guru Keracunan Setelah Menyantap Menu MBG

Sebarkan artikel ini

Bantul/suaraglobal.co.id/pemkab-bantul-hentikan-sementara-10-sppg-demi-keamanan

Koordinator Regional BGN DIY Wirandita Gagat Widyatmoko menegaskan evaluasi total penerapan Standar Operasional Prosedur [SOP] pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG], dalam menyikapi peristiwa siswa dan guru mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.

Peristiwa keracunan bermula setelah salah satu sekolah di Kapanewon, Jetis, Kabupaten Bantul menerima menu MBG [Senin, 13/4/2026], berupa nasi, ayam bakar, sawi, tahu goreng, dan semangka.

Gejala baru dirasakan pada Selasa [14/4/2026] dengan keluhan perut melilit, pusing, mual, muntah, dan diare.

Regional DIY menyampaikan kejadian dugaan gangguan pencernaan tersebut menjadi indikasi kejadian menonjol yang harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh, sementara pihaknya masih melakukan pemantauan serta pendalaman untuk memastikan penyebab secara komprehensif.

~”Kami sudah berkali-kali mengingatkan bahwa SOP harus dijalankan secara menyeluruh, tidak parsial. Ini bukan hanya soal kepatuhan administratif, tetapi menyangkut keselamatan penerima manfaat,” ujar Wirandita Gagat Widyatmoko dalam keterangan persnya.

Sebagai langkah evaluasi, Pemkab Bantul juga menghentikan sementara 10 dapur MBG atau SPPG karena persoalan keamanan pangan dan kelengkapan sarana yang belum memenuhi standar.

Regional DIY menegaskan akan terus memperkuat pengawasan, pembinaan, serta evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar, mulai dari proses produksi, distribusi hingga konsumsi di lapangan.

[tpa-suaraglobal]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *