Daerah

Wabup Mimik Berpesan Untuk Jaga Kebersihan Dan Usulkan UMKM Boleh Jualan Dengan Penataan Tertib Saat Sidak Alun Alun

29
×

Wabup Mimik Berpesan Untuk Jaga Kebersihan Dan Usulkan UMKM Boleh Jualan Dengan Penataan Tertib Saat Sidak Alun Alun

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana S.Ap banyak menerima masukan maupun keluhan dari pengunjung alun-alun Sidoarjo baik dari warga Sidoarjo sendiri maupun warga luar kota Sidoarjo. Selain itu Wabup Mimik Idayana juga dapat keluhan dari beberapa pedagang kaki lima (PKL) terkait rencana larangan berdagang di sekitar lokasi.

Sidoarjo//suaraglobal.co.id – Buntut viralnya Satpol PP saat tertibkan penjual jasa mainan anak, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana sidak Alun-alun Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026) malam. Wabup yang akrab disapa Mak Mimik itu keliling alun-alun sambil menyapa warga dan memberi pesan agar senantiasa menjaga ketertiban dan kebersihan. Di kesempatan itu Mimik Idayana juga berdialog dengan PKL.

“Alun-alun kita bagus dan cantik. Banyak juga pengunjung dari luar Sidoarjo.Tempat sampah sudah banyak. Mari jaga bersama biar tertib dan bersih,” pesan Wabup kepada pengunjung.

Selain memborong beberapa dagangan dari pedagang, Wabup Sidoarjo tersebut juga berpesan kepada para pedagang kaki lima (PKL) untuk ikut menjaga kebersihan.

“Pedagang harus ikut jaga kebersihan. Alun-alun ini milik bersama.” Wabup juga sempat borong dagangan PKL yang ditemuinya.

Dalam agenda sidak tersebut Wabup Mimik Idayana juga menerima masukan dan keluhan dari pengunjung maupun pedagang yang ada di area sekitar alun-alun. Salah satunya Ira, warga Pandaan, yang meminta lampu ditambah supaya lebih terang.

“Bagus alun-alunnya, cuma lampunya masih kurang terang,” katanya.

Sementara itu Ani, warga Surabaya, keluhkan kapasitas parkir. “Kalau ramai, parkirnya kurang,” ujarnya.

Tidak mau melewatkan kesempatan untuk mengeluarkan pendapat seorang pedagang kaki lima (PKL) juga menyampaikan kebingungannya terkait aturan.
“Ada surat edaran larangan jualan, tapi belum ada solusi penataan” keluh salah seorang pedagang.

Menanggapi hal itu, Wabup Mimik Idayana pastikan Pemerintah kabupaten Sidoarjo akan evaluasi. Ia usulkan UMKM tetap boleh jualan di alun-alun.

“Sebagai sarana interaksi sosial dan ekonomi masyarakat, saya usulkan UMKM dan pedagang bisa berjualan dengan penataan yang tertib plus indah sebagai penggerak ekonomi sekitar,” pungkasnya.

Alun-alun Sidoarjo kini difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) modern, taman keluarga, area main anak, dan pusat interaksi sosial ekonomi warga. (NK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *