Hukum

Kekerasan di Little Aresha Instruksi Terstruktur Sistematis Demi Profit

10
×

Kekerasan di Little Aresha Instruksi Terstruktur Sistematis Demi Profit

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta/suaraglobal.co.id/tindak-kekerasan-dan-di-daycare-little-aresha-bukan-kelalaian-namun-dilakukan-secara-terstuktur-bahkan-jadi-sop

Terbongkarnya kasus dugaan tindak kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha mengguncang publik dan tak kunjung di pergunjingkan di media sosial, karena menimbulkan rasa heran mengapa sekeji itu memperlakukan anak yang di percayakan para orang tua pada pengasuhannya.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengecam kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha Jogja.

~”Harusnya jadi tempat aman, kok malah jadi tempat anak di sakiti ?”

Yang mengherankan pelakunya justru ibu-ibu.

~“Memangnya dia enggak punya anak, memperlakukan seperti itu?” sindir Sultan, menyoroti ironi ketika sosok yang identik dengan pengasuhan justru melakukan kekerasan pada anak-anak.

Bagi Sultan, ini bukan sekadar kasus individu, ini alarm serius soal maraknya daycare ilegal. Tempat yang beroperasi tanpa izin, tanpa standar jelas, dan minim pengawasan, dinilai sangat rentan menimbulkan masalah.

Sikap tegas langsung diambil.
Seluruh daycare tak berijin diminta menghentikan operasionalnya sekarang juga.

Menurut Sultan, kalau niatnya benar untuk mengasuh anak dengan baik, maka harus berani menempuh jalur legal. Legalitas bukan cuma soal administrasi, tapi soal tanggung jawab dan jaminan keamanan bagi anak-anak.

Pemda DIY tengah menyiapkan Surat Edaran untuk mendorong operasi lapangan di tingkat kabupaten/kota. Targetnya jelas, menyisir dan menertibkan daycare yang tak layak, baik dari sisi izin maupun kualitas layanan.

Yang tak luput dari sorotan, praktik daycare ilegal yang tetap buka hingga malam demi keuntungan, tapi abai terhadap kualitas pengasuhan.

[tpa-suaraglobal]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *